Pendampingan Pembuatan Bekal Sehat Balita Ceria yang Menarik dan Bergizi di Posyandu Ade Irma Suryani

Pengabdian

Authors

  • Sri Mulyani Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Yolahumaroh Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Muharni Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Alkausyari Aziz Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Dewi Rahayu Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Nur Kholis Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Falinda Oktariani Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Fadhilah Salwa Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Rifa Sakina Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Lucky Alda Reandini Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Febby Setya Ningsih Febby Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Aulya Faizah Poltekkes Kemenkes Riau Author

Keywords:

Bekal, Gizi, Balita, Pemahaman, Keterampilan

Abstract

Gizi seimbang bagi anak usia prasekolah sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, konsentrasi, dan sistem kekebalan tubuh mereka. Namun, banyak anak masih belum mendapatkan bekal sehat karena keterbatasan pengetahuan orang tua, kendala waktu, serta rendahnya minat anak untuk membawa makanan dari rumah. Pada saat yang sama, tingginya konsumsi jajanan tidak sehat di sekolah berdampak negatif terhadap kesehatan dan kemampuan belajar mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan orang tua, wali, guru, serta pengasuh dalam menyediakan bekal sehat, bergizi, aman, dan menarik bagi anak usia sekolah. Program ini dirancang sebagai kegiatan edukatif sekaligus praktis untuk mendorong perubahan perilaku positif dalam penyediaan makanan, dengan memperkenalkan konsep-konsep utama seperti gizi seimbang (30%), keamanan pangan (20%), dan pentingnya membiasakan pola makan sehat sejak dini (20%). Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pemilihan bahan makanan yang aman dan bergizi (15%) serta diberikan contoh menu bekal yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan gizi anak (15%). Kegiatan meliputi ceramah singkat, kuis interaktif, sesi tanya jawab, dan demonstrasi memasak sebagai media visual langsung untuk mendukung proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan, dengan jawaban benar meningkat dari 61% pada pre-test menjadi 83% pada post-test. Peserta juga menunjukkan kreativitas dalam penyajian makanan saat demonstrasi memasak, yang tercermin dari antusiasme mereka dalam berpartisipasi. Inisiatif ini dapat menjadi model bagi layanan kesehatan primer seperti puskesmas dan posyandu untuk lebih sering menyelenggarakan program edukasi guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis masyarakat dalam gizi anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisa, W. O. S., & Demmalewa, J. Q. (2023). Pengaruh penyuluhan gizi terhadap peningkatan kebiasaan membawa bekal pada anak SDN 97 Kendari. Jurnal Gizi Ilmiah, 10(1), 1–7. https://jurnal.karyakesehatan.ac.id/JGI/article/view/972

Aliefa, I. (2024). Implementasi pengenalan makanan sehat dan bergizi melalui bekal makanan pada anak usia 5–6 tahun di TK Nusa Indah Randumuktiwaren. Asghar: Journal of Children Studies, 4(2), 140–147. https://e-journal.uingusdur.ac.id/asghar/article/view/9140

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2021). Pengawasan jajanan anak sekolah. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. https://www.pom.go.id

Charnley, M., Newson, L., Weeks, A., & Abayomi, J. (2021). Pregnant women living with obesity: A cross-sectional observational study of dietary quality and pregnancy outcomes. Nutrients, 13(5), 1652. https://www.mdpi.com/2072-6643/13/5/1652

Hasbi, S., & Huraiman, S. (2025). Efektivitas program posyandu dalam meningkatkan status gizi balita di daerah terpencil. Journal of Medical and Health Sciences, 1(1), 5–9. https://ejournal.gemacendekia.org/index.php/jmhs/article/view/109

Insani, A. (2022). Pemenuhan asupan gizi anak melalui bekal makanan sehat bagi kesehatan anak usia dini. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(3), 843–848. https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/download/3270/2343

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman gizi seimbang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://gizi.kemkes.go.id

Lestari, N., Fathiyah, A. P., Nafisah, D., Amini, F., Salsabila, K., & Azzahra, S. F. (2023). Bekal bergizi seimbang bagi anak sekolah dasar kelas 6 SD Negeri Galunggung Tasikmalaya. Lentera Karya Edukasi, 3(1), 43–50. https://ejournal.upi.edu/index.php/Lentera/article/view/56127

Lestaluhu, S. A., & Afriza, R. (2025). Improving balanced nutrition knowledge among mothers of toddlers through education and menu demonstration at Posyandu. Sustainable Applied Modification Evidence Community, 2(1), 12–18. https://gpijournal.com/index.php/samec/article/view/158

Nasution, A. P., Reswari, A., Sarah, S., Aspah, A., Anggraeni, Z., Simbolon, J. J., & Fatimah, P. S. (2024). Peran gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 9(2), 1–10. https://doi.org/10.51529/ijiece.v9i2.714

Petralina, B., Maryuni, M., Esterlita, M., & Istianah, I. (2024). Optimalisasi gizi balita melalui pelatihan intensif bagi ibu dalam menyusun menu sehat untuk mengurangi kejadian stunting. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 2155–2163. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.952

Pratiwi, I. D., Purwanto, E., Anggraeni, N. K. P., Rahmawati, F. F., Nuriyah, F., Fahril, I., & Robbi, M. J. A. (2025). Implementasi program “Bekal Sehat Sekolah” sebagai upaya peningkatan edukasi gizi pada anak usia dini di TK ABA 37 Malang, Jawa Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(4), 1251–1258. https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/1936

Rianti, R., Kholifah, A., Hasanah, L., & Setiasih, T. (2023). Implementasi pengenalan gizi seimbang anak melalui kreasi bentuk makanan. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 2(1), 76–88. https://ejournal.alfarabi.ac.id/index.php/jos/article/download/166/61/1560

Ristiana, M. (2024). Kegiatan kreasi makanan untuk meningkatkan pemahaman gizi seimbang anak usia 5–6 tahun. Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 48–61. http://smartkids.ftk.uinjambi.ac.id/

Ronitawati, P., Sitoayu, L., Nuzrina, R., Melani, V., Prabowo, M. D. Y., Budiarti, T., & Nabilah, A. (2020). Edukasi bekal sehat berdasarkan prinsip gizi seimbang dengan media "isi bekalku" pada siswa sekolah dasar. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(3), 407–414. https://journal.ummat.ac.id/journals/5/articles/2526/submission/review/2526-7502-1-RV.pdf

Sulistyowati, M., Herawati, N., & Nuryati, N. (2022). Pelatihan teknis kreativitas pembuatan bekal anak secara praktis, ekonomis dan higienis bagi ibu-ibu PKK di Kota Surakarta. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 93–99. https://media.neliti.com/media/publications/381088-none-0e180482.pdf

Suryaalamsah, I. I., Kushargina, R., & Stefani, M. (2019, Desember). “Gerebek Sekolah” (Gerakan Membawa Bekal Makan dan Minum ke Sekolah) sebagai upaya pemenuhan gizi murid SDN Pesanggrahan 02 Jakarta Selatan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/download/5393/3606

Wahyudin, E., & Angraeni, Y. (2021). Persepsi orang tua tentang kebutuhan gizi anak melalui bekal makanan di RA Ashhabul Maemanah Maniskidul. JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal), 4(2), 19–29. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/japra/article/view/13346/6587

World Health Organization. (2022). Healthy diet. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet

Downloads

Published

30-08-2025

Issue

Section

Articles

Categories