Pembelajaran Nilai Masyarakat Madani dalam Pendidikan Etika Profesi Bidan: Kajian Literatur Tentang Keadilan, Persamaan, dan Pluralisme

Penelitian

Authors

  • Aqila Hermalia D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau Author

Keywords:

Masyarakat Madani, Pendidikan Etika Profesi Bidan, Keadilan, Persamaan, Pluralisme

Abstract

Pendidikan etika profesi bidan yang mengintegrasikan nilai-nilai masyarakat madani berpotensi membentuk bidan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga responsif terhadap keberagaman sosial, budaya, dan kebutuhan kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi nilai-nilai masyarakat madani — keadilan, persamaan, dan pluralisme — sebagai landasan pembelajaran etika profesi bidan serta implikasinya bagi pengembangan kurikulum pendidikan kebidanan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, Google Scholar, dan Garuda dengan kata kunci midwifery ethics education, civil society principles, maternal health justice, dan pluralism in midwifery. Artikel yang diinklusi mencakup publikasi tahun 2019–2024 berbahasa Inggris maupun Indonesia yang relevan dengan topik penelitian. Dari proses penyaringan diperoleh 38 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis menggunakan sintesis tematik dengan empat kategori utama: keadilan, persamaan, pluralisme, dan implikasi bagi kurikulum pendidikan etika profesi bidan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip keadilan berkaitan dengan pembentukan kompetensi advokasi dan sensitivitas distribusi layanan kesehatan dalam pendidikan bidan. Prinsip persamaan mendorong pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan perspektif inklusif bagi perempuan penyandang disabilitas, remaja, dan komunitas minoritas. Sementara itu, prinsip pluralisme menuntut pengembangan kompetensi lintas budaya (cultural competence) sebagai capaian pembelajaran wajib. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kurikulum pendidikan kebidanan berbasis nilai masyarakat madani, revisi standar kompetensi bidan agar lebih eksplisit mengakomodasi nilai keadilan dan pluralisme, serta pengembangan metode pembelajaran yang mengintegrasikan pengalaman komunitas majemuk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnani, Q. E. S. (2021). Progress and challenges of midwifery education in Indonesia. European Journal of Midwifery, 5, 1–3. https://doi.org/10.18332/ejm/142496

Agustina, R., Dartanto, T., Sitompul, R., Susiloretni, K. A., Suparmi, Achadi, E. L., & Khusun, H. (2019). Universal health coverage in Indonesia: Concept, progress, and challenges. The Lancet, 393(10166), 75–102. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)31647-7

Azhari, A. S., Meidiawati, Y., Rahayu, A. H., & Fitri, Y. Z. (2023). Etika hukum kesehatan profesi kebidanan. CV. Gita Lentera.

Badan Pusat Statistik. (2022). Survei demografi dan kesehatan Indonesia. BPS.

Ikatan Bidan Indonesia. (2019). Kode etik bidan Indonesia. IBI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kemenkes RI.

Klimesch, A., Martinez-Pereira, A., Topf, C., Härter, M., Scholl, I., & Bravo, P. (2023). Conceptualization of patient-centered care in Latin America: A scoping review. Health Expectations, 26(5), 1820–1831. https://doi.org/10.1111/hex.13797

Kristianingrum, D. Y., et al. (2023). Ethical and juridical issues in midwifery malpractice cases: An ethicolegal study. International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP), 4(3). https://doi.org/10.51601/ijhp.v4i3.350

Lai, S. L., & Tey, N. P. (2022). Midwives as drivers of contraceptive uptake: Evidence from Indonesia demographic and health surveys. Asia-Pacific Journal of Public Health. https://doi.org/10.1177/10105395211058810

Lestari, R. T., & Fitriana, Y. (2023). The role of the midwife in fulfilling the reproductive rights of adolescents at the Dlingo 1 Health Center, Bantul. Soepra: Jurnal Hukum Kesehatan, 9(1). https://doi.org/10.24167/sjhk.v9i1.10028

Manurung, O., Marlina, D., Sari, A. L., Saliman, A. R., & Karningsih, K. (2025). The strategic role of midwives in the implementation of family planning programs: Increasing public awareness and participation in reproductive health. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2). https://doi.org/10.30604/jika.v8i2.2025

Mehra, R., Alspaugh, A., Joseph, J., Golden, B., Lanshaw, N., McLemore, M. R., & Franck, L. S. (2022). Racism is a motivator and a barrier for people of color aspiring to become midwives in the United States. Health Services Research, 57(S1), 110–120. https://doi.org/10.1111/1475-6773.14037

Pratiwi, M. S. (2023). Aksesibilitas perempuan disabilitas dalam pemenuhan hak kesehatan seksual dan reproduksi. Manuju: Malahayati Nursing Journal. https://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/7994

Sarmiento, I., Paredes-Solís, S., De Jesús-García, A., Maciel-Paulino, N., Meneses-Rentería, A., Amaya, C., Cockcroft, A., & Andersson, N. (2022). Traditional midwifery contribution to safe birth in cultural safety: Narrative evaluation of an intervention in Guerrero, Mexico. Community Health Equity Research & Policy, 44(4), 377–389. https://doi.org/10.1177/0272684X221120481

UNFPA Indonesia. (2022). Maternal health and midwifery: Annual report 2022. UNFPA.

USAID. (2017). Holding the health system accountable in Indonesia: Health system accountability and civil society engagement. USAID.

World Health Organization. (2021). Standards for improving quality of maternal and newborn care in health facilities. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789241511216

Downloads

Published

01-05-2026

Issue

Section

Articles

Categories